Berita

Pustakawan Balai Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat Menghadiri Temu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementrian Pertanian

  2018-08-23

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) menyelenggarakan Temu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementerian Pertanian pada tangal 10-13 April 2018 yang diikutioleh 136 orang peserta yang terdiri atas pustakawan dan pengelola perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian.Kegiatan temu teknis pengelola perpustakaan lingkup Kementerian pertanian bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pustakawan dan pengelola perpustakaan dalam mendukung kinerja  pembangunan pertanian.
Materi yang disampaikan padaTemu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementerian Pertanian yaitu : 

  • Kebijakan Pengembangan Perpustakaan di Kementerian Pertanian;
  • Sosialisasi DUPAK online;
  • Sosialisasi pembaharuan berbagai aplikasi perpustakaan digital lingkup Kementerian Pertanian;
  • Penulisan Karya Tulis Ilmiah (teori dan praktik);
  • Literasi Informasi;
  • Studi banding ke The National Museum of Singapore dan National Library Board of Singapore.

Metode pengajaran melalui ceramah dan tanya jawab, praktek, diskusi (studi kasus) dengan alokasi waktu 40% teori dan 60% praktik.

Hasil/Keluaran tindak lanjut Temu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementerian Pertanianyaitu :

  1. Dalam rangka meningkatkan peran pustakawan dalam pengembangan inovasi pertanian di Kementerian Pertanian, PUSTAKA berupaya terus menerus meningkatkan kompetensi pustakawan dalam melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan penyebaran informasi teknologi pertanian.
  2. Untuk mengembangkan perpustakaan di setiap instansi diperlukan pelaksanaan analisis kebutuhan pengguna secara berkala untuk meningkatkan kualitas layanan informasi ke berbagai kelompok pengguna sasaran, mengembangkan berbagai produk kemasan dan layanan informasi untuk kelompok pengguna sasaran,  mengembangkan sistem pengelolaan perpustakaan yang terintegrasi (Integrated Library Management System) yang meliputi Repositori, SIMPERTAN dan iTani, menyelenggarakan workshop, knowledge sharing dan bimbingan teknis peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan dan melaksanakan promosi perpustakaan.
  3. Ketiga aplikasi perpustakaan tersebut perlu selalu di evaluasi secara berkelanjutan yang meliputi ketersediaan fitur, perkembangan konten dan pemanfataannya oleh pemustaka sehingga dapat mengikuti perubahan tuntutan pengguna setiap saat.
  4. Pengelolaan database koleksi perpustakaan di BPPSDMP, Ditjen Peternakan dan Kesehatan hewan, Badan Karantina Pertanian yang selama ini menggunakan aplikasi SLIMs perlu diperhatikan oleh PUSTAKA untuk dapat diakomodir dan diintegrasikan dengan SIMPERTAN dan Repositori.
  5. Dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan perpustakaan di setiap instansi, pustakawan perlu selalu melakukan penyusunan rencana kerja perpustakaan, baik yang tersedia anggarannya ataupun tidak. Format yang dapat digunakan untuk penyusunan rencana kerja dapat mengacu kepada format yg dikeluarkan instansi induknya masing-masing atau Perka Perpusnas No. 11 Tahun 2015 dalam pengelolaan perpustakaan.
  6. Dalam mengikuti perkembangan jabatan fungsional pustakawan yang sedang berubah, pustakawan dituntut untuk dapat mengikuti segala kebijakan yang berubah dan tetap selalu berupaya meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat tetap berperan dalam menunjang tugas pokok lembaga induknya dan tugas pokok seorang pejabat fungsional.
  7. Walaupun terjadi pembatasan angka kredit karya tulis, pustakawan tetap harus berusaha menambah kemampuan di bidang ini dalam rangka pengembangan profesi, knowledge sharing dan melaksanakan fungsi sebagai pelaksana tugas instansi.


www.000webhost.com